Sang Kritikus: Sangkuriang (Bagian 1)

Posted by in Cerpen

Oleh: R. Mailindra (twitter: @mailindra ) Gambar: sumber wikipedia Kabut putih di depanku kian menipis. Guncangan-guncangan juga semakin mereda. Tapi kekesalanku belum juga sirna. Ampun, susahnya. Kekesalanku semakin menebal saat tawa dan ejekan kembali berputar di kepalaku. Klise, tuan, hanya tukang foto keliling yang pakai. “Sontoloyo!” Dimaki begitu dia malah tergelak. Dan, spesies mereka juga hampir punah. Ia tertawa lebih keras lagi.