Padepokan Bercerita

Sang Kritikus: Sangkuriang (Bagian 2)

Posted by in Cerpen

[BAGIAN 1 BISA DIBACA DI SINI >>>] Sesaat kemudian kulihat batu itu pecah berkeping. Pecahan batu beterbangan menutupi pandanganku. Ketika debu-debu telah hilang, tampaklah sesosok pemuda. Ia berdiri dengan kujang di tangan kanannya. Tubuhnya tegap dan di kepalanya melilit kain. Wajahnya mirip bintang sinetron Korea. Sungguh tidak cocok muka seapik itu dengan tubuhnya yang demikian kekar. Ampun, menggelikan sekali.

Sang Kritikus: Sangkuriang (Bagian 1)

Posted by in Cerpen

Oleh: R. Mailindra (twitter: @mailindra ) Gambar: sumber wikipedia Kabut putih di depanku kian menipis. Guncangan-guncangan juga semakin mereda. Tapi kekesalanku belum juga sirna. Ampun, susahnya. Kekesalanku semakin menebal saat tawa dan ejekan kembali berputar di kepalaku. Klise, tuan, hanya tukang foto keliling yang pakai. “Sontoloyo!” Dimaki begitu dia malah tergelak. Dan, spesies mereka juga hampir punah. Ia tertawa lebih keras lagi.