Padepokan Bercerita

[Lomba Fiksi Fantasi 2012] Salju Terakhir

Posted by in Cerpen

Maaf kawan, cerita ini telah dihapus karena akan diterbitkan bersama cerpen peserta lomba fiksi fantasi 2012 lainnya yang terpilih. Jika tertarik untuk memilikinya, kumpulan cerpen ini bisa didapatkan di nulisbuku.com. Terima kasih. [UPDATE 15 OKTOBER 2013: Cerpen Salju Terakhir bisa dibaca di sini]

Cerpen Thriller: Pemberi Peringatan

Posted by in Cerpen

Ia memandangku sendu. “Papa mama ngga mau dengerin,” ucapnya. Aku mengangguk. Telah kulihat sendiri usahanya: mulai meminta, merengek, sampai mogok bicara. Namun orangtuanya tak bergeming. Mereka selalu membujuk, “Jangan takut, Sayang. Nanti kau juga betah.” Mungkin mereka mengira Wulan kangen teman-temannya. Wajar, mereka memang baru beberapa minggu pindah ke sini. “Nanti malam purnama,” peringatku. “Tak ada yang percaya.” Aku mendesah. Wulan benar, tidak ada yang mempercayai kami—anak-anak. Orang dewasa pasti menyangka ini khayalan. Tengah malamnya kudengar gemerisik. Tiga orang pria memasuki rumah ini. Lalu, kudengar teriakan dan rintihan. Darah mengalir…read more